DramaPulse
Kubawa Dia ke Puncak, Kini Kupilih yang Diremehkan

Kubawa Dia ke Puncak, Kini Kupilih yang Diremehkan

GoodShort· 79 episode
Putar E1

Jihan Nimala, yang bergelar Putri Ratih, terlahir sebagai wanita bangsawan yang cerdas dan penuh siasat. Demi segera memiliki keturunan untuk meneruskan keluarganya, ia memilih seorang sarjana yang tampak jujur dan sederhana sebagai tunangannya, serta membuka jalan bagi kariernya. Namun ketika kariernya mulai melejit, pria itu justru berniat menikahi seorang selir pada hari pernikahan mereka. Jihan pun dengan tegas membatalkan pernikahan tersebut dan memilih Wisen Nando, berandalan paling bejat di ibu kota, sebagai suaminya. Tak disangka, di balik topeng berandalannya, Wisen menyimpan banyak rahasia.

Episode

Tentang Kubawa Dia ke Puncak, Kini Kupilih yang Diremehkan

Kubawa Dia ke Puncak, Kini Kupilih yang Diremehkan adalah drama pendek yang pertama tayang di GoodShort, terdiri dari 79 episode singkat. Total durasinya sekitar 2.5 jam, jadi cepat ditamatkan.

Semua episode Kubawa Dia ke Puncak, Kini Kupilih yang Diremehkan yang terbuka bisa ditonton gratis di sini tanpa daftar. Simpan ke Daftar Saya, DramaPulse ingat episode terakhirmu.

Pertanyaan seputar Kubawa Dia ke Puncak, Kini Kupilih yang Diremehkan

Berapa episode Kubawa Dia ke Puncak, Kini Kupilih yang Diremehkan?

Kubawa Dia ke Puncak, Kini Kupilih yang Diremehkan punya 79 episode. Total durasinya sekitar 2.5 jam.

Di mana nonton Kubawa Dia ke Puncak, Kini Kupilih yang Diremehkan gratis?

Kamu bisa nonton Kubawa Dia ke Puncak, Kini Kupilih yang Diremehkan gratis di DramaPulse, di HP atau laptop, tanpa akun atau aplikasi. Drama ini aslinya dari GoodShort.

Kubawa Dia ke Puncak, Kini Kupilih yang Diremehkan ceritanya tentang apa?

Jihan Nimala, yang bergelar Putri Ratih, terlahir sebagai wanita bangsawan yang cerdas dan penuh siasat. Demi segera memiliki keturunan untuk meneruskan keluarganya, ia memilih seorang sarjana yang tampak jujur dan sederhana sebagai tunangannya, serta membuka jalan bagi kariernya. Namun ketika…