Anya Wira adalah putri sah dari Kediaman Bangsawan Araka. Saat kecil, dia dijebak oleh ibu tirinya, Nyonya Mira, dan dituduh sebagai pembawa sial hingga dibuang ke pedesaan. Untungnya, dia diselamatkan oleh ketua Sekte Langit Surgawi dan mempelajari berbagai ilmu spiritual. Delapan belas tahun kemudian, dia turun gunung membawa pusaka Giok Harimau untuk kembali ke kediamannya. Namun, dia mendapati bahwa identitas, tempat tinggal, bahkan pertunangannya telah direbut oleh anak selir, Kania Wira. Menghadapi ibu tiri yang pilih kasih, kakak-kakak yang tidak bisa membedakan benar dan salah, serta anggota keluarga yang menyimpan niat jahat, Anya menggunakan ilmu spiritualnya untuk membongkar satu per satu tipu daya mereka. Dalam jamuan penyambutan, dia mengungkapkan identitasnya sebagai ketua sekte dan membuat seluruh hadirin gentar.
Episode
Tentang Putri Sejati Kembali, Semua Penipu Berlutut
Berasal dari GoodShort, Putri Sejati Kembali, Semua Penipu Berlutut adalah drama pendek sepanjang 84 episode. Total durasinya sekitar 2.5 jam, jadi cepat ditamatkan.
Di DramaPulse kamu bisa nonton Putri Sejati Kembali, Semua Penipu Berlutut gratis langsung di browser — tanpa install aplikasi dan tanpa akun. Pilih episode di bawah, progres tontonanmu tersimpan.
Pertanyaan seputar Putri Sejati Kembali, Semua Penipu Berlutut
Berapa episode Putri Sejati Kembali, Semua Penipu Berlutut?
Putri Sejati Kembali, Semua Penipu Berlutut punya 84 episode. Total durasinya sekitar 2.5 jam.
Di mana nonton Putri Sejati Kembali, Semua Penipu Berlutut gratis?
Kamu bisa nonton Putri Sejati Kembali, Semua Penipu Berlutut gratis di DramaPulse, di HP atau laptop, tanpa akun atau aplikasi. Drama ini aslinya dari GoodShort.
Putri Sejati Kembali, Semua Penipu Berlutut ceritanya tentang apa?
Anya Wira adalah putri sah dari Kediaman Bangsawan Araka. Saat kecil, dia dijebak oleh ibu tirinya, Nyonya Mira, dan dituduh sebagai pembawa sial hingga dibuang ke pedesaan. Untungnya, dia diselamatkan oleh ketua Sekte Langit Surgawi dan mempelajari berbagai ilmu spiritual. Delapan belas tahun…












