DramaPulse
Di Balik Penyamaran Sang Primadona, Takhta dan Cinta

Di Balik Penyamaran Sang Primadona, Takhta dan Cinta

ReelShort· 80 episode· ▶ 213943
Perceraian
Putar E1

Clara David, putri penyedia utama kebutuhan kerajaan, didorong oleh dendam setelah orang tuanya dibunuh oleh bandit yang membawa lencana pengawal kekaisaran. Yakin bahwa Kaisar adalah dalangnya, ia mengubah dirinya menjadi wanita penghibur yang memikat demi memasuki istana. Tak disangka, ia justru jatuh hati pada seorang pengawal misterius, tanpa menyadari bahwa pria itu adalah Sang Kaisar yang sedang menyamar. Namun, benarkah Kaisar pelaku di balik pembunuhan orang tuanya?

Episode

Tentang Di Balik Penyamaran Sang Primadona, Takhta dan Cinta

Di Balik Penyamaran Sang Primadona, Takhta dan Cinta adalah drama pendek bergenre perceraian yang pertama tayang di ReelShort, terdiri dari 80 episode singkat. Dari awal sampai akhir durasinya sekitar 2.5 jam — bisa tamat dalam semalam. Drama ini sudah ditonton 213943 kali di aplikasi aslinya.

DramaPulse memutar Di Balik Penyamaran Sang Primadona, Takhta dan Cinta gratis tanpa daftar atau download. Ketuk episode untuk mulai; progres tersimpan di perangkat ini.

Pertanyaan seputar Di Balik Penyamaran Sang Primadona, Takhta dan Cinta

Berapa episode Di Balik Penyamaran Sang Primadona, Takhta dan Cinta?

Di Balik Penyamaran Sang Primadona, Takhta dan Cinta punya 80 episode. Total durasinya sekitar 2.5 jam.

Di mana nonton Di Balik Penyamaran Sang Primadona, Takhta dan Cinta gratis?

Kamu bisa nonton Di Balik Penyamaran Sang Primadona, Takhta dan Cinta gratis di DramaPulse, di HP atau laptop, tanpa akun atau aplikasi. Drama ini aslinya dari ReelShort.

Di Balik Penyamaran Sang Primadona, Takhta dan Cinta ceritanya tentang apa?

Clara David, putri penyedia utama kebutuhan kerajaan, didorong oleh dendam setelah orang tuanya dibunuh oleh bandit yang membawa lencana pengawal kekaisaran. Yakin bahwa Kaisar adalah dalangnya, ia mengubah dirinya menjadi wanita penghibur yang memikat demi memasuki istana. Tak disangka, ia justru…